Cedera ketika Berolahraga? Ini 5 Teknologi Pengobatan Canggih di RS yang Bisa Dicoba

Cedera ketika Berolahraga? Ini 5 Teknologi Pengobatan Canggih di RS yang Bisa Dicoba
Cedera ketika Berolahraga? Ini 5 Teknologi Pengobatan Canggih di RS yang Bisa Dicoba

Nagaliga.newsMINAT berolahraga masyarakat Indonesia belakangan ini semakin tinggi. Hal ini salah satunya dipicu karena kesadaran mereka terkait pentingnya menjaga kesehatan. Berbagai jenis olahraga yang belakangan tengah digandrungi juga cukup beragam. Mulai dari lari, bersepeda, badminton, sepak bola, hingga olahraga angkat beban.

Namun, berbagai jenis olahraga tersebut bukan tanpa risiko. Apalagi, bagi pemula, atau yang melakukannya dengan teknik yang salah. Makanya tidak sedikit, yang mengalami cedera akibat melakukan berbagai jenis olahraga tersebut, baik kategori ringan,sedang atau pun  berat.

Read More

Nah, hal tersebut membuat dunia medis kian berinovasi. Salah satunya, dengan menghadirkan teknologi pengobatan canggih untuk orang-orang yang mengalami cedera saat berolahraga.

Jika mengalami cedera saat berolahraga, saat ini sudah tersedia berbagai fasilitas dan tindakan preventif dan pengobatan canggih untuk mengatasinya. Berikut ulasannya, sebagaimana dikutip dari siaran media Primaya Sport Clinic and Orthopedic Center- Primaya Hospital, Sabtu (8/6/2024).

1.Mengatasi berbagai jenis cedera olahraga

Spesialisasi satu ini dapat melayani tindakan preventif, promotif, kuratif hingga rehabilitatif untuk berbagai kondisi.

Mulai dari cedera bahu, siku, pergelangan tangan dan pergelangan kaki, cedera tulang, sendi, ligamen, lutut, cedera tangan dan lengan atas, cedera tulang belakang, cedera sendi panggul, Sport Injury Management, Spine Management, hingga Osteoarthritis pada sendi.

Nantinya, pasien akan ditangani oleh dokter spesialis hingga sport fisioterapis yang terdiri dari Dokter Spesialis Ortopedi konsultan cedera olahraga, Dokter Spesialis Ortopedi konsultan tulang belakang (spine), dan Dokter Spesialis Ortopedi konsultan lutut dan panggul (hip and knee).

Selain itu, ada juga Dokter Spesialis Ortopedi konsultan tangan, lengan atas dan bedah tangan, Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, Dokter Spesialis Gizi Klinik, Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dan Tim Sport Fisioterapis.

2.MCU

Tersedia teknologi mumpuni, seperti MRI (Magnetic Resonance Imaging) 1,5 Tesla, CT-Scan 128 Slice, Radiologi (Rontgent), Ultrasonografi (USG), R-Force Treadmill Test. Spesialis Ortopedi Konsultan Cedera Olahraga, dr. Evan, M.Kes, menyebut bahkan bisa dilakukan Medical Check-Up Performance ‘fit for sport’, untuk penanganan medis yang komprehensif untuk menilai performance pada atlet profesional atau pun orang yang sering berolahraga.

3.Tindakan kuratif, operatif dan non operatif

Tindakan minimal invasif pada cedera ligamen/ otot-otot (Athroscopy), Athroplasty/ Penggantian Sendi, Tendon and Muscle Repair.

Selain itu, ada juga Prosedur operatif dan non operatif, tindakan Platelet Rich Plasma/ Orthobiologic, Rekonstruksi Ligamen (ACL, PCL, MCL, LCL, ATFL dan lain-lain), Trauma Center Management (Fraktur, dislokasi dan lain-lain), serta BESS – Biportal Endoscopic Spine Surgery.

4.Teknologi robotik untuk tindakan rehabilitative

Spesialisasi satu ini melayani tindakan rehabilitatif dengan teknologi advanced seperti teknologi robotik untuk menunjang percepatan return to sport atau return to play yaitu Hybrid Assistive Limb (HAL).

Teknologi tersebut merupakan yang pertama di dunia yang dapat membantu, meningkatkan, dan meregenerasi fungsi fisik pemakainya.

5.Treadmill canggih

Yakni R-Force Treadmill yang berfungsi untuk memperbaiki cara berjalan pasien setelah menjalani operasi lutut, alat leg curl untuk melatih otot hamstring atau paha belakang, dan alat leg press/calf raise untuk memperkuat otot betis.

Lalu, ada juga alat leg extension untuk latihan beban yang sering digunakan untuk meningkatkan kekuatan otot paha, khususnya otot paha depan. Alat sepeda statis yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh (endurance).

Sehingga, pasien tidak mudah lelah, treatment muscle release yang lengkap, dan Blazepod training. Bermanfaat untuk latihan proprioceprif serta melatih kelincahan dan endurance pasien pasca cedera.

Sumber : okezone.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *