Ade Rai Bagikan 7 Mitos Seputar Membakar Lemak

Ade Rai Bagikan 7 Mitos Seputar Membakar Lemak
Ade Rai Bagikan 7 Mitos Seputar Membakar Lemak

Nagaliga.news РSalah satu tokoh fitness terkenal di Indonesia, Ade Rai, sering kali memberikan pandangannya tentang hal ini. Merangkum berdasarkan unggahan di akun Instagram @ade_rai pada Selasa (11/6/2024), mari kita telaah tujuh mitos seputar pembakaran lemak menurut pandangan Ade Rai. PEMBAKARAN lemak merupakan topik yang selalu menarik minat banyak orang yang ingin menjaga atau meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh mereka. Namun, sayangnya, banyak mitos dan pemahaman yang keliru tentang cara terbaik untuk membakar lemak.

1. Zero Carbo

Tidak mengonsumsi nasi, tepung, tepungan, dan jenis karbohidrat olahan lain sering dianggap sebagai usaha untuk menerapkan konsep zero carbo. Namun, seringkali kita terperangkap dalam pemikiran tersebut.

Read More

Sebagai contoh, ketika kita mengonsumsi dada ayam dengan sayur, yang mungkin kita anggap sebagai diet rendah karbohidrat, namun sebenarnya sayur yang kita konsumsi juga dapat mengandung karbohidrat.

Oleh karena itu, menyatakan zero carbo mungkin tidak sepenuhnya benar. Lebih tepatnya, bisa dikatakan sebagai pengurangan karbohidrat atau low carbs. Dapat dikatakan low carbs ketika konsumsi karbohidrat di bawah 50 gram.

2. Lean Protein

Konsumsi lean protein secara berlebihan tanpa memperhatikan aspek lain dari pola makan seperti asupan kalori secara keseluruhan dan tingkat aktivitas fisik dapat menyebabkan kelebihan kalori dan akhirnya dapat berkontribusi pada penambahan berat badan, bukan penurunannya.

Ade Rai

Selain itu, pembentukan otot yang optimal juga memerlukan latihan kekuatan yang teratur serta asupan nutrisi yang cukup secara keseluruhan, termasuk karbohidrat dan lemak sehat. Sehingga Ade Rai mengatakan bahwa lean protein bukanlah sebuah keharusan dalam membakar lemak.

3. No Fat

Ade Rai mengatakan bahwa mengonsumsi lemak itu baik asalkan berasal dari lemak alami. Hindari makan goreng-gorengan, karena nutrisi yang terkandung pada minyak goreng sudah rusak akibat dari proses pembuatannya yang panjang.

Sehingga yang perlu dihindari adalah minyak gorengnya, bukan konsumsi lemak pada daging dan lemak alami lainnya. Sehingga tidak mengonsumsi lemak sama sekali atau no fat bukanlah hal yang penting untuk dilakukan dalam membakar lemak.

4. Cardio Setiap Hari

Tanpa disadari sebenarnya kita sudah melakukan latihan cardio setiap harinya. Aktivitas ringan yang kita lakukan setiap hari, seperti naik turun tangga, bahkan hanya dengan berdiri dalam beberapa waktu juga merupakan kegiatan cardio.

Dalam hal ini Ade Rai lebih menyarankan untuk melakukan latihan beban ketimbang cardio, dikarenakan latihan beban lebih mudah untuk dilakukan dan lebih efektif dan cepat untuk membakar lemak daripada cardio. Karena otot merupakan mesin bakar lemak alami, sehingga membangun otot lebih baik dilakukan untuk membakar lemak.

5. Latihan Beban High Repetition

Melakukan latihan beban dengan repetisi yang tinggi akan memungkinkan untuk dilakukan jika bebannya ringan. Karena dengan beban ringan akan lebih mudah untuk melakukan suatu gerakan latihan angkat beban secara berulang dengan kuantitas yang lebih banyak.

Tetapi kualitas tentunya harus jauh lebih diperhatikan dari pada kuantitas. Untuk itu Ade Rai menyarankan bahwa tidak perlu melakukan repetisi dengan jumlah tinggi pada saat melakukan angkat beban, lebih baik lakukan angkat beban dengan beban yang sesuai agar tercipta otot dengan kualitas baik, sebagai mesin pembakar lemak.

6. Latihan Perut Saja

Sering disalahpahami bahwa melakukan olahraga, hanya fokus pada satu area saja di bagian yang ingin dikurangi lemaknya. Namun, sejatinya tubuh kita saling terkoneksi. Yang perlu digaris bawahi dalam membakar lemak adalah pembentukan otot.

Karena otot yang akan bertugas untuk membakar lemak, ketika otot sudah terbentuk, maka dengan alami proses pembakaran lemak akan terjadi.

Jika hanya terpaku pada olahraga perut untuk mengecilkan perut, maka pendapat ini kurang tepat. Karena otot terbesar berada di kaki. Jika otot kaki terbentuk, maka pembakaran lemak dalam tubuh, termasuk area perut, juga akan terbantu.

7. Prolong Fasting atau Puasa

Puasa memang dikenal baik bagi tubuh. Namun, melakukan puasa dalam jangka waktu yang lama bahkan hingga mencapai 48 jam bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan dalam membakar lemak. Ade Rai menekankan pentingnya substansi dan metode.

Lebih baik pahami substansi untuk hidup sehat melalui metode puasa, dari pada hanya terfokus pada metodenya saja. Karena metode prolong fasting dapat berdampak buruk bagi tubuh, jika hanya mementingkan untuk bakar lemak ketimbang kesehatan tubuh.

Sumber : okezone.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *