Benarkah Bruno Mars Punya Utang Rp 786 M karena Ketagihan Judi?

Benarkah Bruno Mars Punya Utang Rp 786 M karena Ketagihan Judi?Benarkah Bruno Mars Punya Utang Rp 786 M karena Ketagihan Judi?

Nagaliga.news – Belum lama ini, Bruno Mars dikabarkan terjerat utang judi sebesar Rp 786 miliar kepada pihak kasino MGM. Kabarnya, Bruno sendiri memang memiliki kebiasaan buruk terkait hal ini.
Menurut pemberitaan dari Newsnation, sumber dari MGM menyebutkan bahwa Bruno berhasil mendapatkan uang sebesar US$ 90 juta atau Rp 1,4 triliun dari kesepakatannya bersama kasino tersebut. Namun lebih setengah uang tersebut malah digunakan untuk membayar utang judi seperti yang disebutkan.

Kesepakatan itu sendiri ditandatangani Bruno Mars pada 2016 silam. Saat itu pelantun lagu Versace on The Floor itu menggelar konser multi tahun bersama MGM Resorts International di MGM Park Las Vegas.

Kabar itu langsung dibantah oleh pihak MGM, meski pihak Bruno Mars sendiri tidak berkomentar mengenai hal ini.

“Kami sangat bangga dengan hubungan kerja sama kami bersama Bruno Mars. Dari penampilannya di Dolby Live, Park MGM hingga ke Pinky Ring lounge Bellagio, Bruno berhasil memikat para pengunjung dari penjuru dunia. Kerja sama MGM dan Bruno Mars bersifat jangka panjang dan didasari oleh prinsip saling menghormati. Adapun spekulasi yang muncul bersifat palsu, dia tidak berutang pada kami,” demikian pernyataan pihak MGM seperti dikutip Business Insider (20/3/2024).

Terlepas dari apa yang terjadi terkait pemberitaan Bruno Mars dan MGM, terdapat sejumlah pelajaran finansial yang patut diketahui seputar utang dan judi yang harus diwaspadai.

Utang ditambah Judi resep cepat melarat

Masyarakat tentu harus paham dengan istilah zero sum game. Pada intinya, istilah itu merupakan istilah permainan di mana akan ada pihak yang menang atau kalah, keuntungan yang diterima si pemenang adalah kerugian yang diterima pihak yang kalah.

Sementara itu utang merupakan sebuah janji yang harus ditepati. Utang sendiri, seringkali mengandung bunga terselubung yang bisa membebani keuangan orang yang bersangkutan.

Bayangkan saja, ketika seseorang berutang demi judi tentu sangat berisiko memporak-porandakan keuangan orang yang bersangkutan. Terutama jika orang tersebut kalah dalam judi.

Selain kehilangan uang, dia pun harus mengembalikan uang yang dipinjam beserta membayar bunganya.

 

Source :CNBC

 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *