Anak Sekolah Bonceng 4 Tewaskan Pria di BekasiAnak Sekolah Bonceng 4 Tewaskan Pria di Bekasi

Nagaliga.news – Kecelakaan maut melibatkan dua unit motor di Jalan Jatiwaringin Raya, Kota Bekasi. Kecelakaan tersebut menewaskan seorang pria paruh baya berinisial MZ (53).
Peristiwa kecelakaan tersebut dipicu pemotor remaja yang berboncengan 4 orang di satu motor. Kecelakaan terjadi pada Selasa, 19 Maret 2024 siang.

Kronologi Tabrakan Maut

Kecelakaan bermula saat korban MZ yang mengendarai motor hendak menyeberang dari sebuah gang. Saat itu melintas keempat anak baru gede (ABG) yang langsung menabrak korban hingga meninggal dunia di lokasi.

“Jadi naik motor posisinya dari gang mau nyeberang,” ujar Kanit Lantas Polsek Pondok Gede Iptu Parlan saat dihubungi, Selasa (19/3).

Diduga korban meninggal dunia akibat benturan keras lantaran ditabrak para remaja tersebut. Saat ini korban sudah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati.

“Benturan keras diduga karena itu pas kepotong motornya. Jadi dia (korban) dari gang mau nyeberang mau ke toko, jadi nyeberang dihajar (motor pelaku),” imbuhnya.

Remaja Bonceng 4 Berseragam Sekolah

Seorang warga di lokasi, John (37) mengungkap kesaksiannya saat kecelakaan tersebut. Menurut John, 4 remaja yang berboncengan satu motor masih memakai seragam sekolah saat itu.

“Dari Jalan Jatiwaringin Raya, pulang sekolah. Masih pada pakai baju sekolah,” ucap John di lokasi, Rabu (20/3).

Menurutnya, peristiwa itu terjadi sangat cepat. Ia sadar adanya peristiwa tabrakan saat mendengar suara kencang dari arah jalan.

“Sudah tergeletak korbannya meninggal di tempat yang bapak-bapak. (Darah) dari kepala karena posisinya telentang,” ujarnya.

Sosok Korban Seorang Pedagang

Tak jauh dari lokasi kejadian, Andri (28) juga mengaku mendengar suara kencang dari arah jalan. Ia kaget saat mengetahui korban yang dikenalnya sebagai penjual pada warung Madura ini meninggal di tempat.

“Pokoknya saya lihat tiba-tiba pada ‘brug’ aja pada jatuh. Suaranya kenceng banget. Ya itu udah meninggal di sana. Yang bapak-bapak tuh yang warga Madura,” katanya.

Satu Remaja Alami Kejang-kejang

Seorang warga bernama Andri (28) mengaku melihat langsung kejadian kecelakaan itu. Menurut Andri, salah satu remaja yang berboncengan motor mengalami kejang-kejang.

“Anak-anaknya ada tuh satu yang paling depan banget dia kejang-kejang,” ucap Andri.

Ia menyebut posisi remaja yang berboncengan 4 itu ialah satu di paling depan dengan kondisi duduk hampir jongkok, disusul oleh pengendara, serta dua orang di belakang yang diboncengkan. Satu remaja yang mengalami kejang-kejang saat kejadian adalah orang yang berada paling depan.

“Yang di depan banget, pokoknya yang (duduk) posisinya,” katanya.

Ketiga remaja yang ada juga disebutnya telah diamankan oleh warga. Sedangkan remaja yang mengalami kejang-kejang langsung di bawah ke rumah sakit.

“Nggak (kabur), diamanin sih sama orang. Yang kejang-kejang dibawa ke rumah sakit. Sama korban juga,” ucapnya.

Kesaksian Warga soal Kecelakaan

Seorang pria paruh baya berinisial MZ (53) tewas ditabrak remaja yang berboncengan empat di satu motor di Jalan Jatiwaringin, Kota Bekasi. Menurut kesaksian warga, korban mengalami pendarahan di bagian kepala.

“Darah keluar banyak banget. Pokoknya dari kepala banyak banget tuh darah yang keluar,” ucap Andri (28), warga sekitar, saat ditemui di lokasi, Rabu (20/3).

Ia menyebut kejadian itu berlangsung saat orang-orang sedang melaksanakan ibadah salat Zuhur. Kecelakaan itu pun terjadi begitu cepat.

“Pokoknya saya lihat tiba-tiba pada bruk aja, pada jatuh. Suaranya kenceng banget. Ya itu, udah meninggal di sana. Yang bapak-bapak tuh, yang warga Madura,” katanya.

“Ngejeprak aja kayak gitu. Nggak nengkurep. Telentang biasa aja gitu. Darah banyak aja,” tambahnya.

Selaras dengan Andri, John (37) mengaku melihat darah terus bercucuran dari kepala korban. “Dari kepala (korban) karena posisinya telentang,” ujarnya.

Ia lalu memerinci peristiwa kecelakaan tersebut. John menyebut korban diperkirakan akan mendatangi warung sembako yang berada tepat di samping lokasi kejadian untuk membeli kebutuhannya sebagian penjual warung Madura.

“Kalau menurut saya, karena kan di sebelah kan toko sembako, nah kemungkinan dia mau belanja gitu,” tutupnya.

Sumber : detik.com

By naga

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *