Ketua KPPS Tologo Polman Dilarikan ke Puskesmas Usai 2 Malam Hitung Suara

Ketua KPPS Tologo Polman Dilarikan ke Puskesmas Usai 2 Malam Hitung Suara

Nagaliga.News – Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Dewi Santika (24) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), mengalami pusing hingga muntah usai melakukan penghitungan suara selama 2 hari 2 malam. Korban kini sedang menjalani perawatan di Puskesmas.
“Kelelahan, akhirnya pusing dan muntah,” kata Kapolsek Allu AKP Andi Rady kepada detikcom, Sabtu (17/2/2024).

Dewi dilarikan ke Puskesmas pada Jumat (16/2) sekitar pukul 11.30 Wita. Dewi merupakan Ketua KPPS Dusun Tologo, Desa Puppuring, Kecamatan Allu, Polman.

Read More

Rady menyebut, Dewi mulai merasa tidak enak badan saat mengantar logistik Pemilu 2024. Saat itu Dewi hendak membawa logistik pemilu menuju Sekretariat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) di Kecamatan Alu, Jumat (16/2).

“Pas dia (Dewi) bawa logistik sudah merasa tidak enak badan, tapi dia paksakan selesaikan tugas antar logistik sebagai bentuk tanggung jawab,” ungkap Rady.

Rady mengatakan, proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS tempat Dewi bertugas memang berlangsung lama. Setelah itu, Dewi harus melalui medan berat saat mengantar logistik pemilu dari TPS Dusun Tologo menuju sekretariat PPK Alu.

“Proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS-nya berlangsung 2 hari 2 malam ditambah perjalanan yang dilalui cukup berat, karena medannya setengah mati. Mungkin itu yang menjadi salah satu penyebab sehingga dia drop,” terang Rady.

Pascaproses pemungutan dan penghitungan suara ditingkat TPS, Rady mengimbau seluruh petugas KPPS untuk memperbanyak istirahat. Dia juga menyarankan untuk memperbanyak minum air putih serta mengkonsumsi vitamin.

“Kami cuma mengimbau agar mereka menjaga kebugaran tubuh dengan memanfaatkan waktu luang untuk istirahat, serta memperbanyak minum air putih dan konsumsi vitamin,” pungkasnya.

 

Source : Detik 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *