Target Pelatih Libya Dalam Uji Coba Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Libya Milutin SredojevicPelatih Libya Milutin Sredojevic

Nagaliga.news – Micho memulai rencana peremajaan tim dengan memanggil sejumlah pemain yang merumput di kompetisi domestik.

Pelatih Libya Milutin Sredojevic menjadikan pertandingan uji coba melawan timnas Indonesia pada 2 dan 5 Januari di Antalya, Turki, sebagai kesempatan untuk mematangkan sejumlah pemain muda.

Sredojevic mengutarakan, saat ini dia mulai melakukan peremajaan di dalam tim tanpa mengabaikan para pemain berpengalaman, sehingga ke depannya Libya bakal mempunyai skuad dengan usia rata-rata 25 tahun.

Menurut Sredojevic, dari materi pemain yang dipanggil pada pemusatan latihan (TC) kali ini, ia memasukkan sejumlah nama yang merumput di kompetisi domestik. Gelandang klub Portugal SC Braga, Ali Al-Musrati, tetap menjadi andalan untuk membimbing pemain muda.

“Kami memiliki tujuan yang rasional, yaitu lolos ke putaran final Piala Dunia dan [Piala] Afrika [2025]. Bakat-bakat Libya mampu mencapai hal ini, dan kami hanya perlu bekerja, dan memberi perhatian pada mereka di masa mendatang,” ujar pelatih yang akrab disapa Micho ini.

“Kami berencana menurunkan rata-rata usia di tim nasional menjadi 25 tahun. Kami mengikuti pertandingan Liga Libya dengan baik, dan pintu terbuka untuk semua pemain. Saya juga melihat semua pemain profesional, baik muda atau berpengalaman, dipimpin Ali Al-Musrati.”

Karena itu, Micho tak akan melewatkan kesempatan jeda kompetisi pada Januari ini. Apalagi sejumlah klub sedang tidak memiliki agenda pertandingan. Selama menjalani TC di Turki, Libya mengagendakan tiga laga uji coba.

Selama berada di bawah asuhan Micho, Libya belum pernah menelan kekalahan. The Mediterranean Knights mendulang masing-masing tiga kemenangan dan imbang di enam pertandingan. Hasil imbang di antaranya diperoleh dari laga melawan Nigeria dan Kamerun.

“Kalender pertandingan persahabatan dan resmi sudah disusun, dan tim akan memainkan pertandingan uji coba pada bulan Januari melawan Indonesia di Turki, serta satu di Mesir, dan selanjutnya kembali ke Libya,” beber Micho.

“Akan ada pertandingan persahabatan lainnya, dan kami tidak akan menyia-nyiakan jeda internasional tanpa mengadakan laga persahabatan, sehingga akan menjadi persiapan yang baik untuk pertandingan melawan Mauritius dan Tanjung Verde di kualifikasi Piala Dunia [2026].”

Sumber : goal.com

By naga

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *