5 Band Indonesia yang Popularitasnya Tenggelam usai Ganti Vokalis

By naga Dec 27, 2023 #Band Indonesia
5-band-indonesia-yang-popularitasnya-tenggelam-usai-ganti-vokalis5-band-indonesia-yang-popularitasnya-tenggelam-usai-ganti-vokalis

Nagaliga.news

Fungsi vokalis dalam sebuah band memang penting. Vokalis kerap menjadi wajah dari band tersebut meskipun tak boleh melupakan peran personel lainnya.

Vokalis seperti magnet sebuah band. Maka ketika seorang vokalis hengkang atau berganti, band akan bakal berjuang lebih keras untuk tetap bisa eksis di belantika musik.

Berikut 5 band Indonesia yang popularitasnya tenggelam usai ganti vokalis.

1. Cokelat

Grup band Cokelat sempat ditinggal oleh vokalis pertamanya, Kikan, pada 2010 dan disusul oleh drummernya Ervin. Setelahnya, Cokelat kembali berkarya dengan menggandeng sejumlah vokalis, mulai dari Sarah Hadju, Jackline Rossy hingga Aiu Ratna.

Akan tetapi, Cokelat berada di puncak popularitas ketika bersama Kikan.

2. Kangen Band

Kangen Band berada di puncak popularitas ketika Andika menjadi vokalis. Album perdana mereka adalah Tentang Aku, Kau & Dia (2007) dan Yang Sempurna yang merupakan repackage dari album perdana.

Beberapa lagu dalam album ini, Tentang Bintang dan Selingkuh menjadi hit yang populer di masyarakat. Selain itu, Kangen Band juga berhasil masuk sebagai Grup Band Terfavorit. Pada tahun yang sama, mereka membintangi sebuah sinetron berjudul Aku Memang Kampungan, yang bercerita tentang perjalanan karier mereka.

Pada tahun 2008, Kangen Band meluncurkan album kedua yaitu Bintang 14 Hari. Bintang 14 Hari menyajikan warna musik yang berbeda dengan menampilkan unsur Melayu dan mengeksplorasi unsur Jawa. Di album ini, Kangen menggaet arranger Andi Bayou (yang juga pernah jadi arranger Sheila on 7) dengan backing vocal Eren.

3. Jamrud

Jamrud menjadi band yang lekat dengan suara sang vokalis, Krisyanto. Setelah Jamrud merilis 7 buah album, pada tahun 2007. Krisyanto mengundurkan diri dari Jamrud dengan alasan sudah jenuh dan lelah dengan aktivitas bermusiknya di grup musik tersebut. Krisyanto kemudian merilis album solo pertamanya berjudul Mimpi (2009) sedangkan Herman mengundurkan diri pada 1 Januari 2008.

22 Maret 2011, gitaris Azis MS mengungkapkan kepada Rolling Stone Indonesia bahwa hengkangnya Krisyanto antara lain disebabkan oleh keputusasaannya lantaran penjualan album Jamrud yang merosot, bukan karena kejenuhan.

4. Drive

Drive dibentuk pada tanggal 1 Desember tahun 1999 dengan nama Flow yang terdiri dari Nivel (vokal), Budi (gitar), Eko (bass), & Richard (drum). Kemudian pada tahun 2003, setelah Nivel & Richard keluar, akhirnya mereka menemukan Abun pada posisi vokalis. Lalu, mereka menemukan Adi sebagai drummer mereka.

Kemudian Anji masuk pada 2005 dan mengubah nama mereka dari Flow menjadi Drive dengan beberapa kali bongkar pasang personel. Anji bertahan hingga 2010. Pada 2011 dengan melakukan audisi, Drive kemudian menggaet Umaru Takaeda. Namun sayangnya, posisi Umaru Takaeda tak bertahan lama. Setahun kemudian ia hengkang karena perbedaan visi.

Drive yang hanya tersisa Dygo & Budi pada 2018 bertemu dengan Rizki eks The Titans. Mereka kemudian berkolaborasi di tengah kekosongan personel. Rizki menjadi vokalis Drive hingga 2023. Kemudian Axl Ramanda jebolan Indonesian Idol mengisi posisi vokalis Drive hingga saat ini.

5. Ada Band

Ada Band awalnya didirikan oleh Dika Satjadibrata (bassist), Ibrahim Imran (vokalis dan gitaris), Krishna Balagita (kibordis dan pianis), Iso Eddy Himawarso (kibordis dan penyintesis) & Eel Ritonga (drummer). Kemudian pada 2002, Donnie Sibarani hadir menggantikan posisi Baim.

Pada tahun 2017, Donnie Sibarani keluar dari Ada Band yang kemudian pada tahun 2020 ADA Band resmi mengumumkan bahwa Indra Perdana Sinaga, menggantikan posisi Donnie Sibarani

Sumber : okezone.com

By naga

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *