“Konyol, Lemari Trofinya Kosong!” – Jose Mourinho Tertawakan Tottenham Yang Pecat Dia Dua Hari Sebelum Final

NAGALIGA NEWS – Mourinho menertawakan bekas klubnya yang telah bertahun-tahun puasa trofi tapi malah memecatnya dua hari sebelum laga final Piala Liga.

  • Mourinho menertawakan situasi konyol Spurs yang memecatnya
  • Juru taktik Porutgal itu dipecat dua hari sebelum partai final
  • Spurs sudah bertahun-taun puasa trofi dan di ambang juara bersama Mourinho

APA YANG TERJADI?
Jose Mourinho kembali membuka tabir kisah tak menyenangkan dirinya bersama Tottenham Hotspur. Seperti diketahui, Spurs sebetulnya pernah berada di situasi di ambang meraih trofi setelah bertahun-taun puasa glear juara saat ditangani oleh juru taktik Portugal tersebut.

Namun, konyolnya, dua hari sebelum partai final Piala Liga Inggris pada 2021, pria Portugal itu malah dipecat manajemen Tottenham. Kini, Mourinho menertawakan episode itu yang menurutnya amat sangat konyol terjadi di sepakbola.

APA YANG DIKATAKAN?
“Situasi paling konyol yang pernah terjadi di sebuah klub dengan lemari trofi yang kosong, di mana saya dipecat dua hari sebelum partai final,” kenang Mourinho, menyindir keras Tottenham yang memecatnya kala itu.

GAMBARAN BESAR:
Tottenham sendiri tercatat terakhir kali berhasil memenangkan trofi yakni 18 tahun yang lalu, di mana kala itu mereka menjuarai ajang yang sama: Piala Liga. Lebih mengenaskan lagi jika bicaranya kapan terakhir kali Spurs menjuarai Liga Primer Inggris, dengan mereka jadi kampiun liga saat kompetisi masih dengan format lawas — First Division — pada musim 1950/51. Mungkin, sejarah akan berbeda jika Mourinho tidak dibebastugaskan pada 2021.

“Tottenham memenangkan trofi sekira 50 tahun yang lalu, saya tidak ingat kapan. Ada dua hari tersisa sebelum final [Piala Liga 2021], tapi saya tidak bisa ambil bagian di pertandingan itu [karena keburu dipecat],” imbuh Mourinho.

Saat ditanya bagaimana perasaan dia dipecat dengan situasi yang demikian, Mourinho menambahkan: “Baunya tidak enak!”

APA SELANJUTNYA?
Spurs sempat menunjukkan gelagat siap menjadi juara Liga Primer secara mengejutkan di musim ini di bawah arahan Ange Postecoglou ketika melaju kencang di tahapan awal edisi 2023/24, akan tetapi di beberapa laga terakhir mengalami kemerosotan drastis dan sekarang tercecer di peringkat kelima, berjarak enam angka dari sang pemuncak klasemen yakni rival abadi mereka, Arsenal.

 

SOURCE : GOAL.COM

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *